Kasus ISPA Meningkat di 6 Provinsi akibat Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi Jambi, Sumatra Selatan, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan menyebabkan peningkatan signifikan kasus ISPA. Kalimantan Tengah mencatat kenaikan 3,44% dari 3.874 kasus dengan 41 pasien rawat inap. Di Kalimantan Barat, 165.747 kasus tercatat sejak 1 Januari 2026. Asap karhutla mengandung PM2,5, karbon monoksida, dan senyawa beracun yang memicu gangguan pernapasan, terutama bagi penderita asma dan PPOK. Kemenkes memobilisasi 321 tenaga kesehatan cadangan dan menargetkan pemenuhan gizi 4,9 juta ibu hamil tahun ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 12.09
Kemenkes Siapkan Surat Edaran, Sekolah Bisa Kurangi Tatap Muka Saat ISPU Tinggi
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 06.49
Gegara Karhutla, Kasus ISPA Meningkat 10%
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 06.55
Karhutla Kalimantan Bikin Susah Negara Tetangga, Prabowo Harap Bisa Tuntas dalam Waktu...
ANTARA News · 25 Agustus 2026 pukul 20.39
Malaysia apresiasi tindakan cepat RI tanggulangi karhutla
Berita terkait
Menkes Imbau Masyarakat Terdampak Karhutla Pakai Masker dan Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 16.13
Dinkes Papua Tengah Mulai Antisipasi Peningkatan ISPA Imbas Karhutla
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 09.55
Kemenkes Catat Kasus ISPA di Wilayah Karhutla: Kalbar Tembus 151.965 Kasus
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 13.09
Kasus ISPA di Kabupaten Tasikmalaya Tembus 97.629 Selama Kemarau 2026
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.58