Kasus Kanker Payudara Tinggi, Edukasi dan Deteksi Dini Perlu Ditingkatkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kasus kanker payudara di Indonesia masih tinggi akibat rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin, rasa takut untuk diperiksa, hingga keterlambatan dalam mendapatkan penanganan medis. Untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan pasien, HMI Medical Group bersama Mahkota Medical Centre, Regency Specialist Hospital, dan Yayasan Daya Dara (Love Pink Indonesia) meluncurkan Pink Pulse Run 2026 dalam rangka memperingati Pink October. Kegiatan ini bertujuan mengubah kesadaran menjadi aksi nyata, seperti melakukan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) dan tidak menunda pemeriksaan medis. Hasil penjualan race pack akan disalurkan ke Yayasan Daya Dara untuk mendukung layanan pemeriksaan keliling yang dilengkapi USG dan tenaga kesehatan profesional. Pink Pulse Run 2026 menargetkan 1.200 peserta, termasuk 200 individu berkebutuhan khusus ASD. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses deteksif dini kanker payudara dan mendorong kesehatan payudara sebagai komitmen sepanjang tahun. Penyintas kanker payudara Quek Cy menekankan bahwa deteksi dini sangat penting karena tingkat kesembuhan jauh lebih tinggi jika kanker terdeteksi pada stadium awal. Ia juga menegaskan bahwa seseorang tidak perlu menunggu gejala atau rasa sakit untuk melakukan pemeriksaan.
Bagikan
Berita terkait
CKG di Semarang Sasar Perempuan Rentan, Kanker Payudara Jadi Perhatian
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.41
Perempuan Laju Perkasa Gandeng Siloam Gelar Skrining Kanker Payudara Gratis untuk Anggota Persit
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 09.11
Anggota DPR Minta Setiap TPA Wajib Punya Perangkat Pemadam Kebakaran
Detik.com · 4 September 2026 pukul 06.15
Pemerintah Diminta Tiru Cina untuk Tangani Karhutla
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 21.32