Kasus Keracunan MBG Jangan Dilihat dari Kecilnya Persentase
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar keamanan dan ketahanan pangan Eko Hari Purnomo menegaskan bahwa kasus keracunan pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh diabaikan hanya karena persentasenya kecil. Menurutnya, keamanan pangan harus dipastikan mutlak karena pangan yang tidak aman tidak layak disebut pangan. Ia menjelaskan bahwa keamanan tidak bisa diukur dari angka persentase sakit, melainkan dari ketiadaan konsumen yang mengalami kondisi tidak sehat setelah mengonsumsi pangan tersebut.
Eko menekankan bahwa program MBG bertujuan untuk memperbaiki status gizi anak agar mereka bisa tumbuh dan berkembang optimal sebagai sumber daya manusia di masa depan. Namun, jika pangan yang disajikan meng mengakibatkan sakit, justru gizi yang seharusnya mendukung pertumbuhan anak malah terpaksa digunakan oleh tubuh untuk proses penyembuhan. Hal ini justru menghambat pencapaian tujuan program.
Menurut Eko, setiap kasus keracunan harus ditindaklanjuti serius agar kepercayaan publik terhadap program ini tetap terjaga dan tujuan pembangunan sumber daya manusia melalui gizi yang optimal tidak terganggu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 01.40
Usul MBG via SPPG Diputus Kontrak, Mahfud MD: Daripada Setiap Hari Rugi Rp1 Triliun, Keracunan Juga Banyak
JawaPos · 13 September 2026 pukul 10.30
Sudaryono Dinilai Gagal Pimpin BGN, Kasus Keracunan Jauh Lebih Banyak
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 09.00
352 Siswa Diduga Keracunan MBG, DPR Heran SPPG Bermasalah Terulang Lagi
Detik.com · 13 September 2026 pukul 08.05
Dibawa ke Jakarta, 2 Korban Keracunan MBG di Karo Sudah Ditangani RSCM
Berita terkait
Ngeri! Terungkap 'Zona Gelap' Distribusi MBG yang Bikin Ribuan Siswa Keracunan
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 19.50
43.838 Korban Keracunan MBG, Amnesty: Hak Hidup dan Kesehatan Anak Tak Boleh Buat Taruhan
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 18.50
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.11
PKS Minta BGN Beri Hadiah bagi Pelapor MBG yang Rawan Keracunan
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 20.32