Usul MBG via SPPG Diputus Kontrak, Mahfud MD: Daripada Setiap Hari Rugi Rp1 Triliun, Keracunan Juga Banyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Menteri Koordinator Mahfud MD mengusulkan pemerintah menghentikan kontrak pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mengalihkan anggaran ke tingkat desa melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta dapur sekolah. Mahfud menilai sistem SPPG berisiko tinggi terhadap keracunan karena satu dapur harus menyediakan makan untuk 2.000 anak tiap hari. Pengelolaan berbasis desa dianggap lebih mudah diawasi dan dapat mengurangi risiko keracunan makanan. Selain itu, pengalihan ini diharapkan mampu mendorong perekonomian desa dan menciptakan lapangan kerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.55
BGN Seleksi Ulang 27 Ribu Dapur MBG-50% Belum Lolos, Siap-Siap Ditutup
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.11
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG
Detik.com · 11 September 2026 pukul 23.44
352 Siswa SD di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG, SPPG Bakal Di-suspend
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.56
352 Siswa SD di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG
Berita terkait
Mahfud MD Minta SPPG Dihapus, Pengelolaan MBG Dialihkan ke Desa
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 18.39
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo, Zulhas: Pecat kalau Sengaja
Detik.com · 4 September 2026 pukul 12.56
Ngeri! Terungkap 'Zona Gelap' Distribusi MBG yang Bikin Ribuan Siswa Keracunan
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 19.50
MBG Bermasalah, Akademisi: 'Lapor ke Siapa? Polisi Punya Dapur SPPG, TNI Punya, DPR Juga Punya SPPG, Runyam!'
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 17.01