Kasus Ratusan Senjata dan Dugaan Sengketa Yayasan Sekolah di Jaksel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Temuan 995 senjata api (senpi) dan senapan angin di sekolah swasta di Pondok Pinang, Jaksel, terkait sengketa yayasan. Alhadid Endar Putra, kuasa hukum mantan ketua yayasan IWD, mengklaim senjata legal berizin dan disimpan sejak 2020 untuk ekstrakurikuler menembak. Ia menyatakan tidak bisa mengakses sekolah sejak April 2026 karena dikuasai pihak 'N' yang merupakan pembina yayasan lainnya. Sengketa yayasan masih dalam proses di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Polres Metro Jaksel menyelidiki temuan senjata tersebut pada 15 Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 11.52
Eks Ketua Yayasan Dipanggil Pekan Depan soal Temuan 995 Senjata di Sekolah
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 21.33
Eks Ketua Yayasan Bantah Narkoba dan CD Porno di Sekolah Jaksel Miliknya
Berita terkait
Australia Umum Program Buyback Senjata Api, 274.000 Senjata Ditargetkan Ditarik mulai November
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 09.41
Australia Mulai Buyback Senjata Api, Warga Dapat Kompensasi Rp 12,6 Juta
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.20
2 Pria Spesialis Maling Motor di Tangerang Diringkus, Bawa Pistol saat Beraksi
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 22.58
BNN: Bandar Besar Kampung Bahari Siapkan Senpi untuk Lawan Aparat
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.40