Kata Basarnas soal Pencarian 5 Jurnalis Hilang Usai 1 Jasad ABK Ditemukan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Basarnas telah menghentikan operasi pencarian rombongan jurnalis dan kapal Arupadhatu 1 yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026. Operasi SAR berlangsung selama 10 hari sebelum resmi dihentikan pada 17 September 2026. Saat ini, Basarnas Banten hanya melakukan koordinasi dengan wilayah Bengkulu dan Lampung serta pemantauan melalui e-broadcast.
Dalam proses tersebut, satu jenazah pria ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Melalui pemeriksaan DNA oleh Tim DVI, jenazah tersebut teridentifikasi sebagai Surakman (50), seorang anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1. Hingga kini, tujuh orang lainnya beserta kapal masih belum ditemukan dan hasil koordinasi di wilayah pesisir Lebak serta Bengkulu masih nihil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 15.13
Ada Titik Terang, Ayah Jurnalis yang Hilang Minta Basarnas Kembali Cari Korban
kumparan · 23 September 2026 pukul 14.04
Jasad Surakman, Kru Kapal 5 Wartawan Hilang, Sempat Dikubur Warga Enggano
Berita terkait
Istri Harap Jurnalis Hilang Ditemukan, Basarnas Masih Tunggu Info Baru
Detik.com · 22 September 2026 pukul 08.25
Pencarian 5 Jurnalis & 3 Kru Dihentikan, Basarnas Tetap Lakukan Pemantauan
Detik.com · 18 September 2026 pukul 07.58
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Ini Sebabnya
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 02.02
Pencarian Panjang 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal di Selat Sunda
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 19.29