Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Ini Sebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di Perairan Selat Sunda saat mengikuti erupsi Gunung Anak Krakatau resmi dihentikan. Keputusan ini diambil setelah rapat evaluasi di Posko SAR Nasional, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan bahwa SOP pencarian normal berlangsung selama tujuh hari, namun operasi diperpanjang tiga hari karena ada petunjuk. Setelah masa perpanjangan berakhir tanpa menemukan tanda-tanda, operasi pun ditutup. Namun, pihak berwenang menyatakan operasi dapat dibuka kembali jika ada informasi baru. Pihak juga menyampaikan rasa prihatin mendalam kepada keluarga korban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 18.59
Pencarian 5 Jurnalis dan ABK di Selat Sunda Resmi Dihentikan
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 21.47
Mawar Putih dan Doa Kembali Selamat untuk 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.32
Operasi Pencarian Jurnalis Hilang di Pulau Enggano Masih Nihil
kumparan · 17 September 2026 pukul 10.30
Menunggu di Ujung Pencarian: Doa Keluarga untuk 8 Korban Hilang di Selat Sunda
Berita terkait
FOTO: Tim SAR Perluas Area Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 15.10
Warga Ikut Mencari Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Basarnas: Patuhi Prosedur Keselamatan
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.36
Basarnas Kerahkan Helikopter untuk Mencari 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 18.46
Kepala Basarnas Banten Ungkap Alasan Tim SAR Tak Bisa Lakukan Penyelaman Cari Jurnalis Hilang
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 19.10