Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KBPP Polri Soroti Peran Persuasif Pemerintah Jaga Kedamaian di Aceh

Ketua Umum PP Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri AH Bimo Suryono menyoroti peran pemerintah dan aparat keamanan dalam menghadapi penurunan bendera merah putih saat peringatan Hari Damai Aceh ke-21. Menurut Bimo, situasi tersebut sensitif karena berkaitan dengan simbol negara dan sejarah konflik Aceh. Ia memuji pendekatan persuasif pemerintah dan Polri yang tidak serta-merta menggunakan tindakan represif, sehingga situasi tetap kondusif tanpa mengorbankan kewibawaan negara. Bimo juga menekankan pentingnya penyelidikan profesional jika ditemukan pihak yang sengaja menggerakkan massa.

Massa menurunkan bendera merah putih dan menggantikannya dengan bendera bulan bintang di depan Masjid Raya dan Pendopo Gubernur. Lima orang diamankan namun kemudian dilepas. Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan menyatakan penyelidikan masih berlangsung, namun situasi Aceh sudah kondusif kembali. Menteri Koordinator Yusril Ihza Mahendra dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga memastikan langkah-langkah pengamanan telah dilakukan dan situasi terkendali.

Bimo memuji langkah cepat pemerintah dalam menangani gempa dan tsunami di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia juga menyoroti evaluasi terhadap program strategis seperti makan bergizi gratis (MBG), Koperasi Desa, dan Sekolah Rakyat. KBPP Polri menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintah dan Polri dalam menjaga stabilitas nasional, serta mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait