Kebakaran Bromo Makin Meluas hingga 120 Hektare, Heli Water Bombing Disiapkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran di kawasan Kaldera Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terus berlangsung selama lima hari dan telah menyebar hingga mencapai kira-kira 120 hektare. Menurut Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, sejumlah titik api masih belum berhasil dipadamkan, terutama di lereng tebing yang sulit dijangkau oleh tim pemadam dari daratan. Untuknya, operasi water bombing menggunakan helikopter telah disiapkan dan berada di Lapangan Udara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, siap diluncurkan untuk menyiram langsung area yang terbakar. Pada Jumat pagi, kondisi titik api dinilai relatif membaik dibanding hari sebelumnya, namun api masih mengamuk di antara vegetasi seperti cemara gunung, semak belukar, dan akasia yang tersebar di lereng curam. Tim gabungan terus berusaha memadamkan api sambil memantau kondisi terbaru untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. Kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran besar terhadap ekosistem alam dan kegiatan wisata di kawasan ikonik ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 00.07
Kebakaran Meluas, Kawasan Wisata Bromo Ditutup Total
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 13.32
Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, Api Masih Merembet ke Watu Gede
Berita terkait
Kebakaran Bromo Meluas 921,42 Hektare, Water Bombing Terkendala Kabut
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.41
Pantau Kebakaran di Bromo, Menhut Ungkit Komando Penanganan Karhutla
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.18
Kebakaran di Bromo Meluas hingga 51 Hektare, Ini Titik Awalnya
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 16.51
Api Terkendali di Bromo, Manggala Agni Lanjutkan Pendinginan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.16