Kebakaran Desa Adat Sade Rusak Puluhan Rumah dan Benda Pusaka, Kemenbud Turunkan Tim
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran besar pada Sabtu, 22 Agustus 2026, menghanguskan Desa Adat Sade di Lombok Tengah, merusak 75 rumah adat, Bale Beleq, Masjid Adat, empat Berugak Sekenam Besar, enam Berugak Sekepat, delapan Lumbung Adat, Gerbang Desa Adat, Pelonggo, dan 69 toko kerajinan. Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan NTB menurunkan tim teknis pada Minggu, 23 Agustus 2026, untuk memetakan kerusakan dan mendata benda budaya yang mas masih bisa diselamatkan.
Sejumlah benda budaya ikut rusak, termasuk delapan Gendang Beleq, 10 set peralatan Peresean, naskah kuno, gong ritual, serta pusaka berupa keris, tombak, dan klewang. Kementerian menegaskan dampak kebakaran tidak hanya fisik, tetapi juga berpotensi mengganggu nilai budaya, pengetahuan tradisional, dan identitas masyarakat Sasak.
Penanganan lanjutan akan dilakukan bersama Pemerintah Provinsi NTB, pemangku adat, dan masyarakat. Fokus awal meliputi pelindungan, pendataan, dokumentasi, dan asesmen, sebelum merencanakan rekomendasi pemulihan yang melibatkan langsung masyarakat agar nilai budaya tetap terjaga.
Bagikan
Berita terkait
Desa Adat Sade, sebelum dan sesudah api
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 20.43
Pimpinan DPR Cek Kebakaran Desa Adat Sade, Koordinasi Agar Segera Revitalisasi
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 19.15
Pimpinan DPR Tinjau Lokasi Kebakaran Desa Adat Sade, Serahkan Bantuan dan Siapkan Revitalisasi
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 17.34
NTB Dorong Mitigasi Kebakaran di Seluruh Desa Adat Pascakebakaran Sade
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.20