Kebumen Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Beras Berbasis Data
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabupaten Kebumen terpilih sebagai salah satu dari dua daerah percontohan nasional Program Rice Journey yang digagas Kemenko Pangan bersama BRIN. Program ini bertujuan membangun sistem tata kelola perberasan berbasis data untuk memperkuat ketahanan pangan dan swasembada. Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, dipilih sebagai lokasi kajian karena hamparan sawah produktif dan komunitas petani aktif.
Indonesia saat ini mencatat surplus beras 5,23 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Melalui program ini, pemerintah mengembangkan Executive Decision Dashboard Rice Journey, sistem pendukung keputusan yang mengintegrasikan data dari hulu ke hilir, termasuk analisis risiko, simulasi skenario, dan early warning system untuk pemantauan produksi nasional.
Wakil Bupati Kebumen menyambut baik kepercayaan ini. Kebumen merupakan penghasil beras terbesar kedelapan di Jawa Tengah dan terus mendorong produktivitas melalui perluasan tanam hingga 170 ribu hektare serta irigasi pompa untuk tiga kali tanam setahun. Program ini diharapkan menjadi model pengelolaan data beras nasional.
Bagikan
Berita terkait
Jurus Zulhas dan Yandri Jadikan Desa Episentrum Ekonomi
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 17.00
BULOG & Komisi IV DPR RI Sidak Pasar Induk Cipinang, Stok Berlimpah, Harga Aman
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.09
BULOG dan Komisi IV DPR RI Sidak Pasar Induk Cipinang, Stok Berlimpah dan Harga Terkendali
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 12.31
Petinggi Bulog Ungkap Stok Beras hingga Akhir Tahun
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 23.00