Kebumen Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Beras Berbasis Data
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabupaten Kebumen terpilih sebagai salah satu dari dua daerah percontohan nasional Program Rice Journey yang digagas Kemenko Pangan bersama BRIN. Program ini bertujuan membangun sistem tata kelola perberasan berbasis data untuk memperkuat ketahanan pangan dan swasembada. Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, dipilih sebagai lokasi kajian karena hamparan sawah produktif dan komunitas petani aktif.
Indonesia saat ini mencatat surplus beras 5,23 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Melalui program ini, pemerintah mengembangkan Executive Decision Dashboard Rice Journey, sistem pendukung keputusan yang mengintegrasikan data dari hulu ke hilir, termasuk analisis risiko, simulasi skenario, dan early warning system untuk pemantauan produksi nasional.
Wakil Bupati Kebumen menyambut baik kepercayaan ini. Kebumen merupakan penghasil beras terbesar kedelapan di Jawa Tengah dan terus mendorong produktivitas melalui perluasan tanam hingga 170 ribu hektare serta irigasi pompa untuk tiga kali tanam setahun. Program ini diharapkan menjadi model pengelolaan data beras nasional.
Bagikan
Berita terkait
Bobby: Kendalikan Inflasi & Pemerataan Pembangunan Wujud Mengisi Kemerdekaan
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.35
PSI Apresiasi Kinerja Pemerintahan Prabowo Swasembada 8 Komoditas Pangan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.13
Viral Aksi Bully Siswa SMK di Kebumen, Diduga Dipicu Chat IG
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.30
PSI Puji Percepatan Swasembada dan Ketahanan Pangan di Bawah Komando Prabowo
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.08