Kekeringan Mengintai Jakarta, Warga Diminta Hemat Air
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4078365/original/010041200_1656929598-20220704-Rekayasa_Lalu_Lintas_di_Kawasan_Bundaran_HI-FANANI_6.jpg)
Sejumlah wilayah DKI Jakarta masuk kategori Awas kekeringan meteorologis hingga 20 September 2026. Peringatan dini dari BMKG dan BPBD DKI Jakarta ini dipicu oleh penurunan curah hujan signifikan yang berpotensi meningkatkan kebutuhan air bersih serta menurunkan kualitas udara.
BPBD mengimbau warga untuk menghemat air, menyiapkan cadangan air bersih, dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, masyarakat diminta waspada terhadap potensi kebakaran dengan tidak membakar sampah atau lahan, serta memeriksa instalasi listrik dan kompor. Layanan Jakarta Siaga 112 tersedia untuk kondisi darurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 13 September 2026 pukul 16.30
Jakarta Level Awas Kekeringan, BPBD Imbau Warga Hemat Air
Detik.com · 14 September 2026 pukul 18.37
Pramono Ungkap Modifikasi Cuaca Digencarkan tapi Awan Hampir Tak Ada
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 14.35
62 Desa di Banyumas Terdampak Kekeringan, 51.896 Warga Butuh Air Bersih
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.04
9 Kabupaten dan Kota di NTB Siaga Darurat Kekeringan akibat El Nino
Berita terkait
Pramono Anung Pastikan Stok Air Jakarta Cukup Hadapi Kekeringan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.10
5 Wilayah Jakarta Siaga Kekeringan, BPBD Siapkan Pasokan Air Bersih
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.57
Dampak El Nino di Klaten, 16.994 Warga 11 Desa Terdampak Kekeringan
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 21.39
9 Kabupaten-Kota di NTB Darurat Kekeringan: 263.310 Jiwa Terdampak
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 18.40