Kekhawatiran Anggaran Pendidikan Tersedot Biaya MBG Kembali Mengemuka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Advokasi Guru P2G Iman Zanatul Haeri menyampaikan kekhawatiran terhadap sentralisasi tata kelola status kepegawaian guru menjadi pegawai pemerintah pusat. Ia curiga sentralisasi tidak menjamin kesejahteraan, distribusi, rekrutmen, perlindungan, dan kualitas guru yang masih merosot. Iman menyebut korupsi di Kementerian ATR/BPN perlu dijadikan pintu masuk bongkar persoalan pertanahan. Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen Nunuk Suryani menekankan perlu digitalisasi tata kelola, interoperabilitas data, serta perubahan bertahap dan berbasis bukti. Komisi X DPR RI menilai alokasi 44,2% anggaran pendidikan untuk MBG dalam RAPBN 2026 menabrak konstitusi, namun dapat masuk anggaran pendidikan jika memenuhi syarat fungsional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.30
Bos BGN Buka-bukaan Rincian Anggaran MBG Rp240,2 T Tahun Depan
Detik.com · 17 September 2026 pukul 19.32
Mendagri Ungkap Skema PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Melalui Tes
Detik.com · 17 September 2026 pukul 18.00
Bos BGN Buka Suara soal Anggaran MBG Usai Purbaya Dicopot
Detik.com · 17 September 2026 pukul 18.00
Bos BGN Buka Suara soal Nasib Anggaran MBG Usai Purbaya Dicopot
Berita terkait
Bos BGN Soal Anggaran MBG 2027 Masih Ambil Dana Pendidikan: Tanyakan ke Purbaya
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 16.00
5 Berita Terpopuler: Tuntunan Kuota Khusus, Permendikdasmen soal Guru PNS dan PPPK Disinggung, Titipan Terungkap?
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 08.05
BGN Dapat Anggaran Rp 240 T, Simak Rincian Pemakaiannya
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 08.00
Nahdlatul Ulama (NU) Tanggapi Soal Ulama Anggap Dosa hingga Haramkan MBG: Ya Muktamirin Sepakat...
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 03.19