Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Kelelahan Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Gagal Jantung, ini Gejala yang Perlu Diwaspadai

Kelelahan yang terus-menerus dan tidak mereda bisa menjadi tanda gagal jantung, menurut American Heart Association (AHA). Gagal jantung terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah dengan baik, sehingga oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh berkurang. Akibatnya, aktivitas sederhana seperti menaiki tangga atau berbelanja terasa lebih berat, dan tubuh mudah kelelahan. Kondisi ini terjadi karena tubuh mengutamakan aliran darah ke organ penting seperti jantung dan otak, sehingga otot dan jaringan lain menerima lebih sedikit darah.

AHA mencatat bahwa kelelahan perlu diwaspadai ketika disertai gejala lain seperti sesak napas, batuk yang menetap, pembengkakan pada kaki, jantung berdebar, mual, kehilangan nafsu makan, hingga perubahan berat badan tiba-tiba. Sesak napas bisa muncul saat beraktivitas maupun ketika beristirahat, bahkan sering memaksa orang untuk duduk atau menggunakan bantal ekstra saat tidur. Jika gejala ini muncul dan berlanjut, konsultasi medis penting untuk evaluasi jantung yang tepat.

Riset terbaru menunjukkan beberapa kemajuan dalam pengobatan gagal jantung. Urolithin A, senyawa dari buah delima dan kacang-kacangan, mampu memulihkan fungsi mitokondria pada penderita gagal jantung. Sejumlah tim peneliti juga mengembangkan terapi sel dan perangkat bantu jantung canggih, seperti LVAD CoreHeart 6 yang menjadi pompa jantung terkecil di dunia, yang telah berhasil diimplantasi di RSCM untuk memberikan harapan baru bagi pasien.

Berita terkait