Kemarau Ekstrem, 43 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terancam Puso
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang memetakan 43 hektare lahan pertanian di 12 kecamatan dan 24 desa yang berpotensi gagal panen akibat kemarau ekstrem. Potensi kerusakan ini menjadi perhatian serius mengingat dampaknya terhadap sektor pertanian lokal. Pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyediakan 8,9 ton benih pengganti untuk membantu petani yang terdampak. Selain itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) telah memetakan wilayah rawan kekeringan dan menyiagakan brigade alsintan serta pompa air untuk mengatasi kekurangan air irigasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 14.44
Petani berbagi air sumur demi selamatkan tanaman tembakau
Berita terkait
Kemarau Ekstrem, Harga Cabai Melonjak Tembus Rp85 Ribu di Tangerang
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 03.45
Petani Indramayu Apresiasi Mentan yang Respons Keluhan di Lapangan
Detik.com · 28 September 2026 pukul 12.25
Mentan Temui Massa Petani, Dengar Aspirasi & Cari Solusi Kendala Pertanian
Detik.com · 24 September 2026 pukul 15.23
Di Hadapan 1.000 Petani, Mentan Janji Bereskan Masalah Irigasi-Pupuk
Detik.com · 24 September 2026 pukul 15.09