Petani berbagi air sumur demi selamatkan tanaman tembakau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sejumlah petani di Lengkong, Nganjuk, Jawa Timur, saling berbagi air sumur untuk menyiram tanaman tembakau mereka. Kerja sama ini dilakukan untuk menjaga pasokan air irigasi dan mempertahankan produktivitas lahan pertanian di tengah ketersediaan air yang terbatas.
Kekurangan air ini disebabkan oleh musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino. Para petani mengandalkan air sumur sebagai sumber utama irigasi karena pasokan air lainnya berkurang signifikan. Dengan berbagi air, mereka berupaya agar tanaman tembakau tetap bisa bertumbuh meski kondisi cuaca tidak mendukung.
Kondisi ini menggambarkan dampak langsung El Nino terhadap sektor pertanian di Indonesia, khususnya bagi petani kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan air untuk kelangsungan hidup tanaman mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.25
El Nino Sangat Kuat OTW ke RI, BMKG Minta Petani Ubah Jadwal Tanam
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.45
Kemarau Ekstrem, 43 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terancam Puso
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 18.27
Juli 2026 Jadi yang Terkering Sejak 1991, Ancaman Kemarau Ekstrem Nyata
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 15.26
Prabowo Instruksikan Seluruh Sektor Siaga Hadapi El Nino dan Kemarau
Berita terkait
Mentan Amran Ungkap 50.000 Hektar Lahan Kena Dampak El Nino
kumparan · 14 September 2026 pukul 11.00
Kemarau Hambat Luas Tambah Tanam di Karawang, Baru Capai 17 Ribu Hektare
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 20.00
BMKG: Pertanian Waspadai Puncak Kemarau yang Diperparah El Nino Kuat
JawaPos · 7 September 2026 pukul 14.15
Cegah Sawah Puso Efek El Nino, Amran Gencar Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 18.40