Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemarau Tak Tingkatkan Influenza, IDAI Minta Waspadai Ruangan Minim Ventilasi

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengklarifikasi bahwa musim kemarau tidak secara langsung menyebabkan peningkatan penularan influenza. Menurut Anggraini Alam, penasihat UKK Infeksi dan Penyakit Tropis IDAI, faktor utama peningkatan penularan adalah kebiasaan berkumpul di ruangan tertutup dengan ventilasi minim, terutama saat penggunaan AC dengan jendela dan pintu ditutup. Dalam seminar media, Anggraini menjelaskan bahwa influenza dapat bersirkulasi sepanjang tahun di negara tropis seperti Indonesia, namun penularan meningkat ketika banyak orang berkumpul di ruangan dengan sirkulasi udara yang buruk. Penggunaan AC sendiri bukan penyebab langsung, tetapi risiko muncul ketika ada orang terinfeksi berada dalam ruangan yang sama dengan sirkulasi udara terbatas.

Anggraini menekankan bahwa influenza dapat menular secara langsung melalui percernaan dan tidak langsung melalui permukaan seperti laptop, HP, atau knop pintu. Untuk mencegah penularan, IDAI merekomendasikan penerapan etika batuk, pencucian tangan yang benar, penggunaan masker saat sakit, serta menghindari menyentuh hidung, mata, dan mulut. Jarak minimal 1 meter antar orang juga perlu diterapkan. Selain itu, sakit yang masih dalam pemulihan sebaiknya tidak beraktivitas di sekolah atau tempat kerja untuk mengurangi risiko penularan.

IDAI juga mengingatkan pentingnya memperbaiki sirkulasi udara di dalam ruangan dan memperhatikan kualitas udara. Anggraini menjelaskan bahwa polusi udara dapat meningkatkan kejadian influenza karena menjadikan saluran pernapasan lebih rentan terhadap infeksi. Upaya pencegahan yang disarankan termasuk ventilasi yang lebih baik, kebersihan tangan yang baik, dan isolasi bagi mereka yang sedang sakit.

Berita terkait