IDAI Ungkap Tanda Bahaya Flu pada Anak: Sulit Dibangunkan-Tak Kencing 6 Jam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar memantau tiga aspek utama pada anak yang mengalami influenza: aktivitas, asupan cairan (intake), dan frekuensi buang air kecil (output). Jika demam sudah turun dan anak kembali aktif seperti biasa, hal tersebut merupakan tanda yang baik. Orang tua juga harus memastikan anak tetap ingin minum, meskipun makan mungkin berkurang. Frekuensi buang air kecil seharusnya terlihat setiap 4 jam, terutama jika anak banyak minum.
IDAI menegaskan bahwa orang tua harus segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika muncul tanda-tanda bahaya seperti kesulitan dibangunkan, kondisi gelisah tidak normal, kejang, napas cepat, pembedilan warna kulit, atau munculnya luka memar (bleeding). Salah satu tanda penting lainnya adalah jika anak tidak buang air kecil dalam waktu enam jam, yang menunjukkan kebutuhan akan penanganan segera.
Jika anak tidak mampu minum dengan cukup, IDAI menyarankan orang tua segera membawa anak ke dokter atau ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), terutama jika IGD tidak penuh. Pengawasan aktif atas kondisi anak selama influenza penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Bagikan
Berita terkait
Anak Mengalami Keracunan Makanan, Ini yang Perlu Dilakukan Orangtua
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 15.47
Apakah Anak-Anak Bisa Mengalami PTSD? Gejala, Penyebab, dan Penanganan
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 18.30
Kemarau Tak Tingkatkan Influenza, IDAI Minta Waspadai Ruangan Minim Ventilasi
kumparan · 19 September 2026 pukul 23.59
Cara Membangun Kepercayaan Diri Anak Disleksia
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.16