Kembang Api Maulid Picu Kericuhan di Pondok Pinang, Pramono-Kemenag Turun Tangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peringatan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, berujung kericuhan pada Sabtu (3/10) dini hari. Penggunaan kembang api sejak pukul 00.00-01.00 WIB mengganggu warga yang beristirahat, memicu protestasi seorang ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK). Protes berujung perdebatan dan perselisihan, sehingga warga mengalami intimidasi dan anaknya luka tangan. Kapolsek Kebayoran Lama meminta mediasi, Gubernur Pramono Anung menyatakan penggunaan petasan hingga larut malam tidak semestinya bila mengganggu ketertiban. Menteri Agama melalui staf khususnya, Gugun Gumilar, menyampaikan keprihatinan dan menyarankan proses hukum dilanjutkan. Warga yang terlibat, Amanda Andono, masih menyusun kronologi kejadian sebelum membuat laporan resmi di Polres Metro Jakarta Selatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 11.38
Viral Acara Maulid di Jaksel Nyalakan Petasan Diprotes Warga Berujung Ribut
Berita terkait
Stafsus Menag Temui Warga yang Protes Kembang Api Maulid di Jaksel, Dorong Lapor
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 22.55
Warga yang Protes Kembang Api saat Maulid di Pondok Pinang Konsultasi ke Polisi
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 22.33
Maulid Nabi di Pondok Pinang Ricuh, Warga Protes Kembang Api Dinyalakan 1 Jam
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 10.48
Pramono soal Kembang Api Maulid di Tengah Malam: Tak Elok, Ganggu Ketertiban
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 21.46