Kembangkan Ekosistem Bio-Metanol Hulu ke Hilir untuk Pasar Domestik dan Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menandatangani tiga kesepakatan strategis untuk mengembangkan rantai nilai bio-metanol berbasis biogas. Melalui Joint Development Agreement (JDA) dengan CRecTech Pte. Ltd., fasilitas percontohan biogas-to-bio-methanol akan dibangun di KEK Sei Mangkei, Sumatera Utara dengan kapasitas 50 ton per tahun menggunakan biogas dari Palm Oil Mill Effluent (POME). Teknologi CRecREF dapat mengurangi biaya produksi hingga 50% dengan dua tahap konversi. Untuk pasar domestik, Heads of Agreement (HoA) dengan PT Pertamina Petrochemical Trading menyasar kebutuhan methanol nasional yang mendekati 2 juta ton per tahun, dengan dua pertiganya masih impor. Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pertamina International Marketing & Distribution Pte. Ltd. membuka peluang pasar internasional untuk bahan bakar maritim rendah karbon.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 18.18
Pertamina NRE Kembangkan Bio-Metanol Bidik Pasar Domestik dan Maritim Global
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Pertamina NRE Kembangkan Bio-Metanol dari Limbah Sawit
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 23.25
Pertamina Sabet 'Bakti Koperasi Pradana Nayaka' di Koperasi Awards 2026
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.56
Video: Jurus PGE Danai Proyek Panas Bumi - Ekspansi Bisnis Non-Listrik
Berita terkait
PLN EPI Uji Coba Co-Firing Amonia di PLTU Labuan pada 2027
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 17.00
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 11.39
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
JawaPos · 30 September 2026 pukul 18.22
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Rendah Karbon sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
kumparan · 30 September 2026 pukul 12.34