Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemendikdasmen Soal War Bimbel: Sinyal Evaluasi, Tak Otomatis Sekolah Gagal

Kemendikdasmen menyatakan maraknya kursus bimbel di Kota Pelajar bukan sinyal otomatis bahwa sekolah gagal. Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, menjelaskan fenomena ini lebih tepat sebagai indikator yang perlu diperiksa kembali kualitas pembelajaran di sekolah. Ia menekankan sekolah harus menelaah apakah murid memperoleh pembelajaran yang aktif, sesuai tahap perkembangan, dan mendapatkan umpan balik dari asesmen. Evaluasi kualitas sekolah juga haru mencakup capaian literasi dan numerasi, perkembangan kompetensi, kesenjangan antargrupp, kehadiran, kesejahteraan murid, kualitas interaksi guru-murid, serta suara orang tua. Kemendikdasmen menegaskan sekolah dan bimbel memiliki fungsi berbeda: sekolah menyelenggarakan pendidikan formal utuh, sedangkan bimbel memberikan layanan tambahan spesifik. Murid seharusnya dapat mencapai kompetensi melalui pembelajaran di sekolah tanpa bergantung pada bimbel berbayar sebagai kewajiban.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait