Kemendikdasmen Telusuri Dugaan Penyalahgunaan Data Anak di Dapodik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sedang melakukan verifikasi dan penelusuran terkait dugaan penyalahgunaan data anak di sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan data anak didaftarkan ke satuan pendidikan tertentu tanpa sepengetahuan orang tua. Dapodik sendiri merupakan sistem pendataan nasional yang menjadi dasar perencanaan dan kebijakan pendidikan, dengan pengelolaan yang wajib menjaga keamanan dan kerahasiaan data pribadi.
Direktur Jenderal PAUD Dikdas PNFI Gogot Suharwoto menyatakan Kemendikdasmen menangani kasus ini secara serius dengan prinsip kehati-hatian dan objektivitas. Verifikasi menyeluruh sedang dilakukan untuk memastikan fakta, kronologi, dan pihak yang terlibat. Jika ditemukan penyalahgunaan akses atau pelanggaran tata kelola, Kemendikdasmen akan menindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku. Secara prosedural, penginputan data peserta didik ke Dapodik hanya boleh dilakukan oleh satuan pendidikan melalui akun resmi berwenang, berdasarkan dokumen dan proses administrasi penerimaan yang sah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 00.17
Heboh Data Anak Didaftarkan ke Dapodik Tanpa Sepengetahuan Ortu, Ini Langkah Kemendikdasmen
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 19.47
124 Anak Tidak Sekolah di Jatim Diusulkan Ikuti PJJ, 109 Sudah Lolos Verifikasi
Berita terkait
Kemendikdasmen Buka-Bukaan Riwayat Sekolah Gibran di Luar Negeri, Ternyata Cuma Setara Jenjang SMK!
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.19
Kemendikdasmen Jelaskan Alur Terbitnya Suket Penyetaraan Pendidikan SMA Gibran
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 13.57
Mendikdasmen Pantau Kasus Meninggalnya Siswa SD di Pemalang Diduga Di-bully
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 13.44
Kemendikdasmen Buka Riwayat Sekolah Gibran di Luar Negeri: Setara Jenjang SMK
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 12.58