Kemenhub Buka Peluang Tunda-Batalkan Penerbangan di Kalimantan, Efek Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka kemungkinan penundaan atau pembatalan penerbangan di Kalimantan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengganggu jarak pandang. Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menyatakan bahwa keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama, sehingga operasional penerbangan harus disesuaikan jika jarak pandang tidak memenuhi batas yang ditetapkan. Asap tebal telah mempengaruhi operasional Bandara Singkawang (SKJ), menyebabkan pembatalan penerbangan pada beberapa tanggal pada Agustus 2026. Pada 16 Agustus, dengan jarak pandang sekitar 3.000 meter, 174 penumpang rute CGK-SKJ dan 153 penumpang SKJ-CGQ terdampak pada TransNusa, sementara Super Air Jet mengaburkan 180 dan 87 penumpang. Pada 18 Agustus, dengan jarak pandang sekitar 2.000 meter, TransNusa dan Super Air Jet masing-masing mengaburkan ratusan penumpang pada rute yang sama. Penumpang yang terdampak diberikan kompensasi berupa refund penuh dan perubahan jadwal gratis hingga tujuh hari ke depan. Di Kalimantan Timur, tujuh bandara juga sedang dipantau, dengan empat di antaranya—termasuk Bandara Nusantara—dikonfirmasi masih beroperasi normal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.16
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan! Ini Daftar Penerbangan yang Dibatalkan dan Delay
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 15.19
Asap Karhutla di Kalimantan Ganggu Penerbangan, Ribuan Penumpang Terdampak
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.47
Daftar Penerbangan yang Dibatalkan & Delay Imbas Karhutla di Kalimantan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.46
Menhub: Kalimantan Barat Banyak Asap, Penerbangan Terpaksa Batal
Berita terkait
12 Penerbangan Terdampak Akibat Asap Karhutla di Banjarbaru Kalsel
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.49
Kemenhub Periksa Fasilitas Bandara hingga Operasional Penerbangan Setelah Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.07
BNPB: Konsentrasi Titik Panas Tertinggi Ada di Kalbar dan Kalteng, Kualitas Udara Semakin Memburuk
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.23
3 Pesawat Angkut TNI AU Digunakan untuk Modifikasi Cuaca di Kalimantan
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.18