Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemenhut Tangkap Harimau Sumatera Terkam Ternak Warga di Sumbar

Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Sumatera Barat berhasil mengevakuasi seorang Harimau Sumatera yang menyerang ternak warga di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam. Kejadian ini terjadi setelah dua ekor kambing warga menjadi korban, dengan salah satunya ditemukan tewas di dalam kandang dengan luka gigitan, dan satu lagi dilaporkan dibawa ke semak-semak hanya tersisa dua kaki depan. Lokasi kejadian berada sekitar 50 meter dari SDN 10 Palimbatan, 100 meter dari SMP Negeri 1 Palupuh, dan 150 meter dari Masjid Syukra, menimbulkan kekhawatiran besar dari masyarakat terutama karena dekatnya dengan fasilitas pendidikan.

Sebelumnya, pada 31 Juli 2026, juga tercatat interaksi negatif antara harimau dan warga dengan korban berupa anjing dan kambing. Akibat frekuensi kejadian yang berulang, tim BKSDA Sumbar memasang perangkap box trap pada Selasa (11/8) pukul 18.00 WIB. Kurang dari dua jam kemudian, sekitar pukul 19.45 WIB, penjaga SDN 10 Palimbatan melaporkan bahwa harimau telah tertangkap. Evakuasi dilakukan dengan koordinasi bersama Polsek Palupuh untuk memastikan keselamatan masyarakat dan satwa.

Setelah evakuasi berhasil, Harimau Sumatera tersebut dititipkan ke lembaga konservasi untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemenhut Ristianto Pribadi menyatakan bahwa penanganan cepat ini sejalan dengan kebijakan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang menempatkan mitigasi konflik manusia dan satwa liar sebagai bagian penting dari pengelolaan konservasi. Pemasangan box trap dianggap sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko interaksi berulang, terutama di kawasan yang dekat dengan sekolah dan fasilitas umum.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait