Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemenkes: 3,3 juta lansia berisiko terdampak abu erupsi Anak Krakatau

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa sekitar 3,3 juta lansia berisiko terdampak abu erupsi Gunung Anak Krakatau. Abu vulkanik mengandung silika tajam yang berbahaya bagi paru-paru, mata, dan kulit, berbeda dengan debu biasa atau asap kebakaran hutan yang lebih banyak mengandung karbon dan partikel organik. Lansia yang terpapar abu berisiko mengalami gangguan pernapasan seperti ISPA, sesak napas, eksaserbasi asma, serta peningkatan risiko kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, atau stroke. Abu vulkanik menembus jauh ke dalam saluran pernapasan, memicu peradangan, dan dapat menyebabkan kebingungan atau penurunan konsentrasi akibat paparan berkepanjangan. Timbulnya trauma evakuasi mendadak dan isolasi sosial menambah beban psikologis seperti stres dan depresi. Pencegahan meliputi penggunaan masker N95/KN95, kacamata pelindung, penutupan celah rumah, serta pembersihan abu dengan cara membasahinya terlebih dahulu untuk menghindari risiko kesehatan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait