Kemenkes: Abu Anak Krakatau di Banten Berkurang, Menyebar ke Laut Lepas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengatakan sebaran abu vulkanik di daratan Banten telah jauh berkurang seiring pergerakan abu yang mengarah ke laut lepas. Pada Kamis (10/9), Kemenkes mencatat 68.919 kasus ISPA di empat provinsi dan 23 kabupaten/kota akibat paparan abu Gunung Anak Krakatau. Untuk menangani dampak kesehatan, 830 puskesmas dan 413 rumah sakit telah disiagakan.
Plt Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, menyatakan bahwa sebaran abu vulkanik tidak terdeteksi dari citra satelit per tanggal 10 September 2026 pukul 13.00. Meski demikian, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.
BNPB meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif guna mencegah penyebaran dampak negatif yang lebih luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.56
BNPB Petakan Kesiapsiagaan Tsunami di Pesisir Banten
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 15.54
Antisipasi Paparan Debu Vulkanik, Anggota DPRD Jakarta Bagikan Masker ke Warga Jakbar
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 19.21
BMKG Wilayah Indonesia Sudah Bersih dari Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 13.23
Antisipasi Tsunami Akibat Erupsi Anak Krakatau, BNPB Petakan Kesiapan Pesisir Banten
Berita terkait
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, BNPB: Lampung-Banten Kondusif
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 16.23
Kepala BNPB Sebut Abu Anak Krakatau Tutup Delapan Bandara, Sebaran Capai Empat Provinsi
VOI · 7 September 2026 pukul 16.10
BNPB Sebut Erupsi Anak Krakatau Menurun, Peluang Letusan Lebih Besar Dinilai Kecil
VOI · 7 September 2026 pukul 15.51
Mendagri Minta Kepala Daerah Lindungi Masyarakat dari Abu Vulkanik
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.38