Kemenkes Percepat Distribusi Oseltamivir, Warga Diminta Tak Panic Buying
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kemenkes mempercepat distribusi Oseltamivir ke 196 rumah sakit melalui produksi dalam negeri dan impor. Direktur Jenderal Farmasi Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia, menjelaskan sebaran obat tidak merata, memicu kekhawatiran masyarakat. Masyarakat diminta hindari panic buying karena tidak semua pasien influenza memerlukan antivirus. Penggunaan Oseltamivir harus berdasarkan resep dokter dan ditujukan untuk pasien berisiko tinggi seperti anak di bawah 2 tahun, lansia, atau ibu hamil. Pengobatan dianjurkan untuk pasien berat atau dengan komorbid. Ahli Farmakologi Dr. dr. Dewi Selvina Rosdiana menambahkan bahwa Oseltamivir dapat memperpendek durasi sakit sekitar 18 jam pada anak, namun bukti belum cukup kuat untuk rekomendasi massal penggunaan.
Bagikan
Berita terkait
Kemenkes Pastikan Kasus Influenza A Tetap Terkendali Secara Nasional
JawaPos · 15 September 2026 pukul 18.45
Kemenkes: Sekitar 10 Persen Pasien IGD di Bandung Kasus Influenza
kumparan · 29 September 2026 pukul 02.23
Kemenkes Catat 1.527 Spesimen Positif Influenza pada 2026
kumparan · 29 September 2026 pukul 01.11
Kasus Influenza A Merebak, Pakar UGM Bagikan 6 Langkah Cegah Penularan
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 12.38