Kemenkes: Sekitar 10 Persen Pasien IGD di Bandung Kasus Influenza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa sekitar 10 persen pasien yang masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) di sejumlah rumah sakit di Bandung terdiagnosis sebagai influenza. Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menjelaskan bahwa tim Kemenkes telah melakukan pemantauan di IGD Rumah Sakit Bandung Kiwari dan Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk menilai situasi ini. Menurut hasil pemantauan, jumlah pasien influenza yang masuk ke IGD relatif stabil dan tidak jauh berbeda dengan hari-hari sebelumnya, meskipun IGD tetap penuh dengan pasien secara keseluruhan.
Andi menekankan bahwa penempatan pasien di IGD tidak selalu berarti ada peningkatan kasus influenza secara signifikan. Ia menjelaskan bahwa kenaikan kasus influenza mengikuti pola musiman, biasanya mulai meningkat pada September dan diperkirakan akan mencapai puncaknya hingga akhir tahun, sebelum kembali menurun. Pola ini erat kaitannya dengan perubahan musim pancaroba dan musim kemarau yang panjang.
Kemenkes berharap masyarakat tidak panik meski ada kenaikan kasus influenza. Andi menyampaikan harapan agar kasus influenza yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dapat ditanggulangi dan dikendalikan dengan baik, sehingga tidak menyebabkan sistem kesehatan kelebihan beban.
Bagikan
Berita terkait
Kemenkes Catat 22 Kasus Super Flu pada 2026, Ditemukan di 6 Provinsi
kumparan · 29 September 2026 pukul 03.02
Kemenkes Percepat Distribusi Oseltamivir, Warga Diminta Tak Panic Buying
kumparan · 29 September 2026 pukul 01.33
Kasus Influenza Naik Jelang Akhir Tahun: Kata Kemenkes hingga Dorongan DPR
kumparan · 18 September 2026 pukul 04.00
Kasus Influenza Naik di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Lonjakan Tajam
kumparan · 17 September 2026 pukul 20.09