Kemenkes Ungkap Hasil Investigasi Kematian Dokter Internship di Apartemen Jaksel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310754/original/039798700_1785335833-65692.jpg)
Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil investigasi kematian dokter internship berinisial SZM dari RS Sentra Medika Depok yang meninggal diduga melompat dari lantai 18 Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, pada 26 Juli 2026. Investigasi yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kemenkes menguji lima aspek: jam kerja, beban kerja, izin sakit/cuti, lingkungan kerja, dan kondisi kesehatan. Hasilnya, empat aspek pertama dinyatakan tidak ada penyimpangan. Jam kerja dokter internship dibatasi maksimal 40 jam per minggu dan SZM tidak melebihi batas tersebut. Izin sakit juga diberikan tanpa kewajiban penggantian, serta lingkungan kerja dinilai supportif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 08.32
Hasil Investigasi Kasus Dokter Magang Diduga Bunuh Diri di Kalibata
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 21.18
Kemenkes Sebut Dokter Muda Tewas di Apartemen Kalibata Punya Masalah Kesehatan Jiwa
Berita terkait
Kemenkes Evaluasi Program Internship usai 6 Dokter Meninggal
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 08.32
Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 07.01
Kemenkes Sebut Dokter SZM Idap Masalah Kesehatan Jiwa, Diberi Obat Teratur
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 00.03
Kemenkes Ungkap 6 Dokter Internship Meninggal Mayoritas Disebabkan Sakit
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 22.07