Kemenkes Sebut Dokter Muda Tewas di Apartemen Kalibata Punya Masalah Kesehatan Jiwa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginvestigasi kematian dokter muda inisial SZM yang tewas setelah melompat dari lantai 18 apartemen di Kalibata, Jakarta. Inspektur Investigasi Kemenkes Hendra Teja menyatakan bahwa SZM memiliki masalah kesehatan jiwa dan menjalani terapi obat secara teratur. Investigasi dilakukan pasca peristiwa pada 29 Juli 2026, termasuk klarifikasi dan konfirmasi, sementara polisi masih mendalami motifnya.
SZM adalah lulusan Universitas Hasanuddin yang menjalankan program internsip di RS Sentra Medika Hospital, Depok, Jawa Barat. Selama internsip, SZM tinggal di Apartemen Kalibata dan melakukan perjalanan pulang-pergi ke RS setiap hari dengan waktu tempuh sekitar 40 menit. Pada dua minggu pertama kegiatan orientasi, SZM diantar oleh ibundanya. Kemenkes menegaskan temuan ini berdasarkan hasil profiling dan investigasi internal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 00.03
Kemenkes Sebut Dokter SZM Idap Masalah Kesehatan Jiwa, Diberi Obat Teratur
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 18.30
Misteri 13 Jam Terakhir Sutrimo
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 16.57
Polisi Periksa Sopir Ambulans hingga Saksi Terakhir yang Lihat Sutrimo
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 08.32
Hasil Investigasi Kasus Dokter Magang Diduga Bunuh Diri di Kalibata
Berita terkait
Merangkai Puzzle Kematian Sutrimo
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.43
Pria 38 Tahun Meninggal Seusai Keluar dari Wahana Rumah Hantu di Tulungagung
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 10.25
Polda Jateng Ungkap Keluarga Merelakan Kematian Taruna Akpol
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 05.52
Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 07.01