Kemenperin Tunjuk Biang Keladi Mamin RI Kalah Saing, Ternyata Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan bahwa ketersediaan bahan baku masih menjadi faktor utama yang memengaruhi daya saing industri makanan dan minuman (mamin) Indonesia di pasar global. Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Agro Kemenperin, Yulia Astuti, menekankan perlunya penguatan pasokan bahan baku lokal yang dilandasi kelangsungan, standar, dan kualitas yang sesuai kebutuhan industri. Untuk menjaga keseimbangan, pemerintah telah mengatur impor bahan baku melalui neraca komoditas (NK), yang disesuaikan dengan kebutuhan demand-supply. Impor tetap diperlukan untuk bahan baku yang belum dapat dipenuhi dari dalam negeri, namun harus mengikuti aturan yang berlaku.
Bagikan
Berita terkait
Dorong Industri Mamin Makin Efisien, Kemenperin Beri Insentif Mesin hingga 35 Persen
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 08.32
Airlangga soal Insentif Kendaraan Listrik: Anggarannya di ESDM
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.46
Sarmuji Sertijab Menperin: Sektor Industri Adalah Tumpuan dan Harapan
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 13.35
Sarmuji Kasih Sinyal Kemenperin Bakal di Bawah Koordinasi Bahlil
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.24