Kemenperin Tunjuk Biang Keladi Mamin RI Kalah Saing, Ternyata Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan bahwa ketersediaan bahan baku masih menjadi faktor utama yang memengaruhi daya saing industri makanan dan minuman (mamin) Indonesia di pasar global. Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Agro Kemenperin, Yulia Astuti, menekankan perlunya penguatan pasokan bahan baku lokal yang dilandasi kelangsungan, standar, dan kualitas yang sesuai kebutuhan industri. Untuk menjaga keseimbangan, pemerintah telah mengatur impor bahan baku melalui neraca komoditas (NK), yang disesuaikan dengan kebutuhan demand-supply. Impor tetap diperlukan untuk bahan baku yang belum dapat dipenuhi dari dalam negeri, namun harus mengikuti aturan yang berlaku.
Bagikan
Berita terkait
Menperin Fokus Industrialisasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2027
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.28
Impor Barang Konsumsi Melonjak 27%, Menperin Dorong Industri Lokal
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.00
Industri Manufaktur Tumbuh 5,32%, Jadi Motor Ekonomi Nasional
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 12.00
Raih Pendapatan Rp2,79 Triliun, PT Fast Food Indonesia Tbk Tekan Rugi Usaha Hingga 77%
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 14.13