Kemensos Bantu Keluarga Satpam yang Meninggal di Waduk Jatiluhur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi memberikan pendampingan dan bantuan kepada keluarga almarhum Sumarna, satpam yang ditemukan meninggal dunia di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat 24 Juli lalu. Petugas pekerja sosial telah mengunjungi rumah duka dan bertemu dengan istri almarhum, Siti Maryam, serta kedua anaknya untuk melakukan asesmen awal.
Berdasarkan data Kemensos, almarhum Sumarna telah bekerja sebagai satpam di Perum Jasa Tirta 2 selama kurang lebih 17 tahun dan menjadi tulang punggung keluarga dengan dua anak yang masih bersekolah. Hasil penelusuran melalui aplikasi SIKS-NG menunjukkan Siti Maryam berada pada desil 4 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sementara kedua anaknya sudah mendapatkan Program Indonesia Pintar (PIP). Kemensos telah menyerahkan bantuan biaya pemakaman langsung kepada keluarga.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan Kemensos akan terus melakukan pendampingan termasuk asesmen lanjutan dan intervensi sesuai hasil asesmen. Ke depan, Kemensos juga berencana memberikan dukungan pemberdayaan berupa bantuan kewirausahaan agar Siti Maryam memiliki penghasilan tambahan. Selain itu, Perum Jasa Tirta 2 menjanjikan bantuan beasiswa bagi kedua anak almarhum hingga jenjang kuliah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 16.36
Kemensos Beri Bantuan dan Dampingi Keluarga Satpam Waduk Jatiluhur
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 16.10
Kopdes Merah Putih Dikerahkan Buat Salurkan Bansos, Begini Rencananya
Berita terkait
Cara Cek Desil Tanpa Download Aplikasi, Bisa Pakai HP atau Laptop
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.20
Kemensos Raih BPS Award 2026 Kategori Mitra Terbaik Kawal DTSEN
kumparan · 27 September 2026 pukul 09.19
Pemberdayaan Masyarakat, Kemensos Beri Bantuan Eks Napiter Poso Rp5 Juta
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 18.56
Kemensos & Pemkot Jakarta Pusat Siapkan 4.000 RT Jadi Agen Perlinsos
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.54