Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak Kalbar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Sosial memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan kendala terkait lahan. Sebelumnya, lahan yang diusulkan berstatus kawasan hutan kota sehingga proses tertunda. Setelah penyesuaian tata ruang disetujui dan seluruh dokumen dilengkapi, usulan ini ditargetkan masuk pembangunan Tahap III dengan proses tender pada Oktober mendatang. Hal ini dibahas dalam audiensi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dengan Bupati Landak Karolin Margret Natasa di Jakarta.
Lahan seluas 9 hektare yang telah bersertifikat atas nama Pemkab Landak berlokasi di pusat ibu kota kabupaten, dekat jalan utama dan fasilitas kesehatan, serta memiliki akses air dan listrik yang memadai. Kabupaten Landak memiliki lebih dari 400 ribu penduduk dengan tingkat kemiskinan 8 persen, dengan 9.802 warga di Desil 1 dan 10.992 warga di Desil 2 berdasarkan DTSEN. Agus Jabo menyatakan usulan Landak berpeluang diproses karena persyaratan administrasi telah lengkap, sementara Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat meminta pemerintah daerah segera menuntaskan komitmen pematangan lahan agar sesuai jadwal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 21.25
Kemensos Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Landak Masuk Tahap 3
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 16.59
Sekolah Rakyat Wonosobo Terima 330 Siswa, Asa Keluarga Kurang Mampu
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 16.56
Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Wonosobo Diwarnai Haru Orang Tua Siswa
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.16
Kemensos Gandeng BRIN, Perkuat Riset Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan
Berita terkait
Wamensos Pantau Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo-Polewali Mandar
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 09.45
Satu tahun Sekolah Rakyat, ratusan siswa torehkan prestasi
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 18.59
Jalan Setahun, Mensos Sebut Siswa Sekolah Rakyat Torehkan Ratusan Prestasi
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 19.32
Presiden RI: Tak ada investasi lebih berharga dari masa depan anak
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 13.17