Kemensos Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Landak Masuk Tahap 3
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Sosial (Kemensos) memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, dan menargetkan proyek ini masuk Tahap III dengan proses tender pada Oktober mendatang. Usulan ini sempat tertunda karena lahan seluas 9 hektare yang diusulkan awalnya merupakan kawasan hutan kota. Setelah penyesuaian tata ruang disetujui, seluruh persyaratan administrasi kini dinyatakan lengkap oleh Kemensos.
Proses ini dibahas dalam audiensi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dengan Bupati Landak Karolin Margret Natasa di Jakarta pada Rabu (29/7). Lahan yang diusulkan berstatus bersertifikat atas nama Pemkab Landak, terletak di pusat ibu kota kabupaten, serta memiliki akses air bersih, listrik, dan dekat dengan jalan utama serta fasilitas kesehatan.
Kabupaten Landak dengan lebih dari 400 ribu penduduk memiliki tingkat kemiskinan 8 persen. Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terdapat 9.802 warga pada Desil 1 dan 10.992 warga pada Desil 2, yang menjadi alasan kuat kebutuhan Sekolah Rakyat. Pemkab Landak juga menyatakan kesiapan menyelesaikan pematangan lahan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 20.02
Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak Kalbar
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 19.32
Jalan Setahun, Mensos Sebut Siswa Sekolah Rakyat Torehkan Ratusan Prestasi
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 15.04
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Dimulai, Gus Ipul: Fondasi Karakter Siswa
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 17.00
Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat
Berita terkait
Wamensos Pantau Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo-Polewali Mandar
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 09.45
Satu tahun Sekolah Rakyat, ratusan siswa torehkan prestasi
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 18.59
HUT ke-81 RI, Fatma Saifullah Beri Motivasi Siswa Sekolah Rakyat Lampung
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.09
Presiden RI: Tak ada investasi lebih berharga dari masa depan anak
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 13.17