Kemensos Waspadai Perdagangan Orang di Tengah Bencana NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325568/original/099364800_1786878538-rmh2.jpg)
Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di tengah penanganan gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini dilakukan untuk mencegah eksploitasi situasi bencana yang rentan dimanfaatkan pelaku TPPO, seperti kasus sebelumnya di Palu. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan pemerintah sudah bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan pemerintah daerah, khususnya di wilayah dengan risiko tinggi TPPO seperti NTT. Upaya dilakukan melalui deteksi dini, pencegahan, dan penguatan peran kepolisian di wilayah terdampak. Tim Direktorat Psikososial Kemensos juga telah deployed ke lokasi bencana untuk memberikan dukungan psosial dan memantau potensi eksploitasi. Gus Ipul menekankan penanganan bencana tetap mengutamakan evakuasi dan penyelamatan korban, namun tetap memantau risiko TPPO agar masyarakat terdampak dilindungi dengan aman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.30
Kemensos Salurkan Rp 14 M untuk Penanganan Gempa NTT, Bangun 7 Dapur Umum
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 21.18
Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Berdoa Bersama untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.49
Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Doa Bersama untuk Korban Gempa NTT
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 20.40
Kemendiktisaintek Siapkan Program AKSARA Mahasiswa untuk Bantu Pemulihan Gempa NTT
Berita terkait
31 Ribu Warga Mengungsi akibat Gempa NTT, Kemensos Gelontorkan Rp14 Miliar
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 19.47
Kemensos jamin 31 ribu pengungsi korban gempa di NTT tidak kelaparan
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 17.59
Gempa NTT, Kemensos Kirim Bantuan ke Pulau Palue
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 10.24
Dapur umum Kemensos mulai beroperasi pascagempa di Nagekeo, NTT
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 19.10