Kemensos Waspadai Perdagangan Orang di Tengah Bencana NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325568/original/099364800_1786878538-rmh2.jpg)
Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di tengah penanganan gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini dilakukan untuk mencegah eksploitasi situasi bencana yang rentan dimanfaatkan pelaku TPPO, seperti kasus sebelumnya di Palu. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan pemerintah sudah bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan pemerintah daerah, khususnya di wilayah dengan risiko tinggi TPPO seperti NTT. Upaya dilakukan melalui deteksi dini, pencegahan, dan penguatan peran kepolisian di wilayah terdampak. Tim Direktorat Psikososial Kemensos juga telah deployed ke lokasi bencana untuk memberikan dukungan psosial dan memantau potensi eksploitasi. Gus Ipul menekankan penanganan bencana tetap mengutamakan evakuasi dan penyelamatan korban, namun tetap memantau risiko TPPO agar masyarakat terdampak dilindungi dengan aman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 21.46
Kemensos Dirikan Dapur Umum hingga Instalasi Listrik di Pengungsian Sikka NTT
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.51
Kemensos Dirikan Tiga Dapur Umum Korban Gempa Manggarai Timur
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.18
Kemensos Beri Dukungan Psikososial Anak Terdampak Bencana di Nagekeo
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 08.00
Ramai-ramai Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di NTT
Berita terkait
Kemensos dan DEN Gandeng Polri Jadi Agen Perlinsos di Pedesaan
kumparan · 30 September 2026 pukul 19.30
Kemensos Raih BPS Award 2026 sebagai Mitra Terbaik Kawal DTSEN
Detik.com · 27 September 2026 pukul 11.34
Kemensos & Pemkot Jakarta Pusat Siapkan 4.000 RT Jadi Agen Perlinsos
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.54
Di Tengah Penanganan Gempa, Tawa Anak-anak Menjadi Tanda Harapan di NTT
kumparan · 22 September 2026 pukul 09.42