Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Kementerian UMKM Jadikan Unhas Simpul Ekosistem Kewirausahaan, Kejar Rasio 3,6 Persen

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai simpul ekosistem kewirausahaan melalui gelaran Buruhan Wirausaha Unggulan (BWU) Sulawesi Selatan 2026. Acara ini bertujuan meningkatkan rasio kewirausahaan hingga 3,6% pada 2029 dan 8% pada 2045. BWU Sulsel 2026 melibatkan sekitar 1.000 peserta, termasuk 414 UMKM yang lolos seleksi, dengan 62% berasal dari sektor produksi seperti industri pengolahan, pertanian, peternakan, dan perikanan. Agen ini juga mencakup akad massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui lima penyalur, yaitu BPD Sulselbar, Bank Mandiri, BRI, BSI, dan Pegadaian Syariah.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menekankan bahwa kewirausahaan strategis untuk menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi. Untuk mendukung hal ini, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional. Kementerian juga mengembangkan SAPA UMKM sebagai platform integrasi layanan mulai dari legalitas hingga pemasaran. Secara nasional, realisasi KUR 2026 mencapai Rp221 triliun untuk 3,44 juta UMKM, dengan 65,5% dialokasikan ke sektor produksi.

Di tingkat lokal, Sulawesi Selatan mencatatkan penyaluran KUR sebesar Rp12,53 triliun kepada 189 ribu UMKM, dengan 73% ke sektor produksi. Unhas juga aktif mengembangkan Maritime Science Techno Park dan kolaborasi dengan berbagai inkubator untuk komersialisasi inovasi riset. Data Dinas Koperasi dan UKM Sulsel 2025 mencatat sekitar 1.087.000 UMKM, dengan 99,3% merupakan usaha mikro.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait