Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemesraan Prabowo-Jokowi Dinilai Mendorong PDIP Konsolidasi Membangun Poros Alternatif

Pengamat politik Citra Institute, Efriza, menilai kemesraan Prabowo Subianto, Joko Widodo (Jokowi), dan Gibran Rakabuming Raka dalam satu frame pada HUT ke-81 RI berpotensi memengaruhi kalkulasi politik PDI Perjuangan menjelang Pemilu 2029. Menurutnya, visualisasi keakraban ketiganya memperkuat persepsi hubungan yang masih solid, sekaligus menaikkan tensi bagi PDIP. Namun, PDIP diperkirakan tidak langsung membentuk poros tandingan terhadap pemerintahan Prabowo, melainkan tetap bertindak sebagai mitra kritis sambil memperkuat konsolidasi internal dan basis elektoral.

Efriza menjelaskan, poros alternatif PDIP akan dibangun melalui penguatan basis pemilih, konsolidasi internal, dan penyiapan figur-figur potensial. Salah satu nama yang dinilai rasional untuk dipertimbangkan adalah Pramono Anung, mengingat kinerjanya sebagai Gubernur DKI Jakarta. PDIP juga tidak menutup kemungkinan menggandeng figur eksternal dengan daya elektoral kuat.

Menurutnya, PDIP akan menghitung kemenangan berdasarkan kemampuan seorang calon memperluas jangkauan pemilih, termasuk basis tradisional, moderat, dan pemilih yang menginginkan perubahan. Hal ini menjadi penting jika Prabowo dan Gibran memang kembali maju berpasangan di Pilpres 2029. PDIP diharuskan memilih pasangan berdasarkan kalkulasi kemenangan, bukan sekadar pertimbangan internal kader partai.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait