Kemkomdigi lacak sinyal perangkat jurnalis yang hilang di Selat Sunda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melacak sinyal perangkat telekomunikasi lima jurnalis dan tiga warga yang hilang di Selat Sunda. Wakil Menteri Nezar Patria mengatakan koordinasi dengan tiga operator seluler untuk memantau Base Transceiver Station (BTS) di sekitar Selat Sunda, termasuk di Banten dan Lampung. Pemantauan dilakukan melalui Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio di Banten dan Lampung untuk mendeteksi sinyal telekomunikasi. Kontak komunikasi terakhir terdeteksi pada 7 September 2026 di Pulau Sebesi, dekat Gunung Anak Krakatau. Rombongan yang hilang terdiri atas lima jurnalis, dua anak buah kapal, dan seorang pemandu yang sedang menjalankan tugas jurnalistik untuk memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Tim SAR Banten didukung TNI Angkatan Laut dan Polairud dengan 14 kapal dan satu helikopter untuk pencarian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 15.11
Cerita Ayah Masih Menunggu Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau
Berita terkait
Puan Imbau Warga Jauhi Area Bahaya Usai 5 Wartawan Hilang Saat Liput Krakatau
kumparan · 10 September 2026 pukul 18.02
BMKG Sebut Cuaca di Selat Sunda Cukup Baik saat 5 Jurnalis Hilang Kontak
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 17.39
Tiga kapal KRI TNI AL Bantu Cari Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 11.51
Kronologi 5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau hingga Tim SAR Diterjunkan
Detik.com · 10 September 2026 pukul 10.28