Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemlu RI Ungkap Negosiasi Deklarasi BRICS Alot: Begadang Sampai Pagi

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengungkapkan bahwa proses negosiasi Deklarasi BRICS di New Delhi, India, berjalan cukup alot. Staf Khusus Menteri Luar Negeri Tri Tharyat menjelaskan bahwa penyusunan deklarasi memakan waktu dalam 10 putaran perundingan, dengan para delegasi terpaksa begadang hingga dini hari, bahkan sampai pukul 05.30 dan 02.30 di beberapa malamnya. Perundingan berjalan ketat hingga setengah jam sebelum pembukaan KTT dimulai. Alotnya proses ini dipengaruhi oleh dinamika antarnegara anggota BRICS, khususnya sengketa antara Iran dan Uni Emirat Arab (UEA). Akhirnya, deklarasi disepakati dengan 140 paragraf, yang mencerminkan beberapa usulan dari Indonesia. Di antaranya, Konferensi Bandung dan Bandung Spirit berhasil dimasukkan dalam deklarasi untuk pertama kalinya. Indonesia juga berhasil mendorong kerja sama dalam penanganan mineral kritis, pengembangan minyak nabati berkelanjutan, dan energi terbarukan. Selain itu, isu kemerdekaan Palestina dan penyelundupan wilayah secara ilegal di Palestina juga mendapat perhatian serius dalam deklarasi tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait