Kemnaker Menyiapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyintas penyalahgunaan narkoba yang telah menyelesaikan program rehabilitasi. Upaya ini bertujuan memastikan proses pemulihan berkelanjutan hingga mereka mampu produktif dan mandiri secara ekonomi. Langkah tersebut merupakan bagian dari sinergi antar lembaga yang melibatkan Kemnaker, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan rehabilitasi dan pascarehabilitasi.
Sinergi tersebut dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (11/8). Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kesempatan memperoleh pekerjaan layak harus terbuka bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. Menurutnya, penyintas yang telah melewati rehabilitasi perlu mendapat ruang untuk mengembangkan kompetensi dan kembali berkontribusi sesuai kemampuan. Yassierli menekankan bahwa pemulihan bukan akhir proses; keberhasilan rehabilitasi tidak hanya ditentukan oleh pulihnya kondisi fisik dan psikologis, melainkan juga oleh adanya kesempatan untuk bekerja, berkarya, dan menjalani kehidupan mandiri.
Bagikan
Berita terkait
Menteri P2MI dan Menteri Ekonomi Albania Bertemu, Deal Kerja Sama Ini
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.49
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Pelindungan dan Kesejahteraan Pekerja
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.50
Seminar Ketenagakerjaan Soroti Transformasi Industri Outsourcing di Era Digital
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 17.22
Urban Slow Observation Membaca Pelecehan Verbal Barista Perempuan dari Perspektif Ketenagakerjaan
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.50