Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Pihak Buruh Beberkan Biang Kerok PHK Tembus 53 Ribu Orang

Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan 53.000 PHK pada Januari-Agustus 2026. Presiden KSPI Said Iqbal menjelaskan empat faktor: penurunan pesanan internasional akibat konflik dan lemahnya daya beli global, kenaikan biaya produksi dari energi dan bahan baku impor, persaingan ketat dengan produk impor China, serta keputusan perusahaan memindahkan produksi luar negeri. PHK terkonzentrasi di industri garmen, tekstil, dan alas kaki di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten. KSPN Ristadi menilai data resmi rendah karena pendataan terbatas pada perusahaan anggota, menunjukkan angka PHK nyata sekitar 41.200 orang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait