Pihak Buruh Beberkan Biang Kerok PHK Tembus 53 Ribu Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan 53.000 PHK pada Januari-Agustus 2026. Presiden KSPI Said Iqbal menjelaskan empat faktor: penurunan pesanan internasional akibat konflik dan lemahnya daya beli global, kenaikan biaya produksi dari energi dan bahan baku impor, persaingan ketat dengan produk impor China, serta keputusan perusahaan memindahkan produksi luar negeri. PHK terkonzentrasi di industri garmen, tekstil, dan alas kaki di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten. KSPN Ristadi menilai data resmi rendah karena pendataan terbatas pada perusahaan anggota, menunjukkan angka PHK nyata sekitar 41.200 orang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 25 September 2026 pukul 16.45
Penduduk Kelas Menengah Merosot Karena PHK, RUU Ketenagakerjaan Harus Disusun Cermat
Berita terkait
Buruh Minta RUU Perlindungan Tenaga Kerja Disahkan Oktober 2026
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 12.37
Lima Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak
Detik.com · 26 September 2026 pukul 05.55
PHK Paling Banyak Terjadi di Jawa Barat, Begini Datanya
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.45
53 Ribu Orang Jadi Korban PHK!
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.32