Kepala BGN Minta Maaf-Ngaku Bakal Pecat-pecatin Orang, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan akan memecat pihak yang tidak bekerja dengan integritas dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk terkait dugaan kualitas menu dan porsi makanan yang berkurang. Dalam video di WhatsApp resminya, ia menyampaikan bahwa sejumlah dapur masih menyajikan menu dengan baik, namun ada juga yang dinilai kurang karena faktor dekorasi atau praktik koruptif yang menyebabkan pengurangan porsi. "Saya mohon maaf jika harus memecat orang yang tidak bisa diajak bekerja sama," katanya, menekankan bahwa pengelolaan makanan membutuhkan perlakuan khusus seperti ikan segar agar aman dikonsumsi.
Sudaryono menegaskan prioritas utama BGN adalah keselamatan penerima manfaat, bahkan menyatakan tidak ingin ada kasus keracunan akibat MBG. "Ini nyawa orang, saya punya anak, Anda juga punya anak. Jangan sampai anak terkapar di rumah sakit," ujarnya. Untuk perbaikan program, BGN membuka diri terhadap masukan dari chef, ahli gizi, akademisi, hingga dokter, termasuk diskusi dengan ahli gizi dari perguruan tinggi dan Kementerian Kesehatan.
Masukan dari para profesional tersebut akan digunakan untuk memperbaiki mekanisme pelaksanaan MBG agar lebih transparan dan aman bagi seluruh penerima manfaat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 21.00
Aturan Baru BGN: Ompreng MBG Wajib Punya Batas Jam Konsumsi
Berita terkait
Anggaran MBG Diefisiensikan jadi Rp229 Triliun, BGN Tetap Ekspansi ke Wilayah 3T
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 15.27
Sudaryono Kerja Keras Benahi MBG, 1.300 Dapur Disegel Kurang dari Sebulan Menjabat
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 09.18
Ultimatum Sudaryono Tertibkan Dapur MBG Bermasalah
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.00
Tak Terima MBG Disebut Gerus Anggaran Negara, Sudaryono: Saya Gemas Melihat Medsos
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.00