Kepala BNPB Jelaskan Maksud 'Normal' di Tengah Kabut Asap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334399/original/033299900_1787839640-WhatsApp-Image-2026-08-27-at-09.23.49.jpeg)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengeluarkan permohonan maaf atas pernyataan 'roda kehidupan masyarakat berjalan normal' di tengah kabut asap karhutla di Kalimantan. Ia menjelaskan kata 'normal' merujuk pada aktivitas dasar seperti lalu lintas, perdagangan, dan pelayanan yang masih berjalan, bukan menyiratkan kondisi lingkungan sudah normal. Kabut asap di Kalteng dan Kalbar mengganggu penerbangan, menurunkan kualitas udara, dan menimbulkan dampak kesehatan serta aktivitas pendidikan. BNPB bersama TNI, Polri, dan relawan terus melakukan pemadaman, penanganan kesehatan, dan perlindungan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.20
Pernyataan Kehidupan Masyarakat Normal di Tengah Karhutla Kalimantan Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kepala BNPB
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 20.23
Kepala BNPB Klarifikasi soal 'Kehidupan Berjalan Normal' Saat Karhutla
kumparan · 25 September 2026 pukul 19.54
Kepala BNPB Klarifikasi soal 'Kehidupan Normal' di Tengah Karhutla Kalimantan
Detik.com · 25 September 2026 pukul 19.14
Kepala BNPB Minta Maaf, Luruskan Maksud 'Hidup Normal' Saat Kabut Karhutla
Berita terkait
'Normal dari Mananya?' Warga Kaltim Respons Pernyataan BNPB soal Asap Karhutla
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 12.30
Ahmad Arif: Presiden Diberi Gambaran Palsu soal Kondisi Asap Karhutla
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 10.00
BNPB Pegang Rp5 Triliun, Purbaya Siap Tambah Anggaran Karhutla
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 14.45
Sumber Air Mengering, Pemadaman Karhutla di Kalimantan Hadapi Tekanan
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 20.11