Kepala BNPB Klarifikasi Pernyataan “Kehidupan Normal” di Tengah Karhutla Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan kembali pernyataannya tentang 'roda kehidupan masyarakat berjalan normal' yang disampaikan dalam rapat terbatas dengan Presiden Prabowo pada 23 September. Ia menegaskan bahwa kata 'normal' hanya merujuk pada indikator terbatas seperti lalu lintas darat, perdagangan, dan pelayanan dasar yang masih berjalan, bukan berarti kondisi lingkungan sudah pulih. Pernyataannya tidak bertujuan mengabaikan dampak nyata karhutla dan kabut asap di Kalimantan. BNPB mengakui bahwa warga di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat masih mengalami dampak serius dari kabut asap, termasuk terganggunya kualitas udara, kesehatan masyarakat, kegiatan pendidikan, dan penerbangan. Kabut asap tebal di kedua provinsi tersebut juga menghambat operasi udara untuk penanganan kebakaran hutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 12.30
'Normal dari Mananya?' Warga Kaltim Respons Pernyataan BNPB soal Asap Karhutla
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 23.39
Kepala BNPB Jelaskan Maksud 'Normal' di Tengah Kabut Asap
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.20
Pernyataan Kehidupan Masyarakat Normal di Tengah Karhutla Kalimantan Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kepala BNPB
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 20.23
Kepala BNPB Klarifikasi soal 'Kehidupan Berjalan Normal' Saat Karhutla
Berita terkait
Karhutla 72 Ribu Hektare, BNPB Sebut 939 Hektare Masih Terbakar
VOI · 7 September 2026 pukul 17.20
Tekan Karhutla Kalimantan, BNPB Pacu Modifikasi Cuaca dan Siagakan 30 Helikopter
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 13.01
Kabut Asap Muncul Dekat Bandara, Lahan 8.900 Hektar Terbakar
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.10
Potret Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Kalimantan
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 20.22