Kepala BNPB: OMC, Operasi Darat, dan Operasi Udara Dipadukan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memadukan tiga metode pemadaman secara masif untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas lahan gambut, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), operasi darat, dan water bombing udara. Penanganan ini dilakukan di tengah puncak kemarau El Niño 2026 yang memperparah kebakaran. Berdasarkan data per 8 September 2026, total luas lahan terbakar di enam provinsi prioritas mencapai 76.922,3 hektare. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan bahwa OMC menjadi metode paling efektif karena hujan dapat memadamkan area luas, namun ketiganya saling melengkopi. Penanganan lahan gambut membutuhkan pendekatan khusus karena api sering masih membara di kedalaman, sehingga digunakan alat suntik gambut hingga dua meter untuk membasahi tanah secara total.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 09.40
Bencana Bertubi-tubi, Gibran: Saya Mohon Maaf yang Sebesar-besarnya
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 09.40
Bencana Bertubi-tubi, Gibran: Saya Ucapkan Mohon Maaf yang Sebesar-besarnya
JawaPos · 12 September 2026 pukul 14.45
Padamkan Karhutla di 6 Provinsi, BNPB Perkuat Modifikasi Cuaca dan Operasi Darat
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 12.49
Wakapolri Kunjungi Posko Karhutla Kalteng, Pastikan Kesiapan Polri Hadapi Bencana
Berita terkait
Modifikasi Cuaca Berhasil Picu Hujan di Kalimantan, Penanganan Karhutla Tetap Ditingkatkan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.53
BNPB: 2.610 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalbar, Jarak Padang di Bawah 1 Km
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.13
Kendalikan Karhutla Kalimantan, BNPB Perkuat Modifikasi Cuaca dan Tambah Armada Pemadaman
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 21.00
BNPB Sebut Titik Panas Karhutla di Kalimantan Meningkat, Prioritaskan OMC
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 12.28