Kepemimpinan Spiritual Jadi Fondasi Baru dalam Menghadapi Disrupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jakarta, 12 Agustus 2026 - Kepala BRIN Prof. Arif Satria dalam Indonesia Leadership Scale Up (IDLS) 2026 menekankan perlunya pemimpin bisnis menyeimbangkan pencapaian target dengan penguatan integritas dan ketahanan batin. Pendekatan ini dinilai krusial untuk mencegah burnout serta krisis makna yang berdampak pada kualitas keputusan dan produktivitas.
Arif menegaskan transformasi institusi harus bermula dari kejernihan batin pemimpin, memastikan integritas dan tujuan kepemimpinan sebelum menuntut capaian kuantitatif dari tim. Menurutnya, pencapaian tidak boleh hanya angka di kertas melainkan cerminan tanggung jawab dan nilai luhur.
Inspirator SuksesMulia Jamil Azzaini memperkuat pandangan tersebut, menyatakan kepemimpinan spiritual bukan pelarian dari realitas bisnis melainkan fondasi membangun organisasi berkelanjutan. Konsep ini dituangkan dalam buku terbarunya "Spiritual Leadership".
Bagikan
Berita terkait
Kakanwil Milawati Dorong Notaris dan PPAT di NTB Memperkuat Sinergi & Integritas
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.43
Komisi III: Prabowo Susah Payah Sejahterakan Hakim, agar Tak Goyang 'Kanan Kiri'
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.13
Kubik Leadership Soroti Pentingnya
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 00.31
Gajinya Dinaikan 280 Persen, NasDem Ingatkan Hakim Jangan Lagi Terlibat Suap
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 21.15