Kepsek SMP di Malang Dicopot Buntut Tempeleng Siswa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Massa pelajar SMP Negeri 18 Malang menggelar aksi demonstrasi di halaman sekolah setelah dugaan kekerasan oleh kepala sekolah (AH) terhadap siswa W. Kasus bermula saat siswa tidak memakai baju lurik karena sedang perbaikan, lalu ditempeleng, dicubit, dan dijewer oleh kepala sekolah. Kepala sekolah juga dituduh merendahkan siswa. Aksi mahasiswa menuntut transparansi dan pertanggungjawaban. Pj Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan langsung mengecek laporan, yang menyimpulkan pelanggaran berat. Kepala sekolah dicopot, dan Dinas Kesehatan diwajibkan memberikan pendampingan pada korban.
Bagikan
Berita terkait
Kepsek SMPN di Malang Dilaporkan ke Polisi Usai Tampar Siswa karena Baju Lurik
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.36
Usai Gelombang Demo Mahasiswa, Rektor Unisa Resmi Dicopot Menag
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 00.00
Siswa Sekolah Islam Swasta di Bekasi Diduga Dibully, Ortu Lapor Polisi
kumparan · 24 September 2026 pukul 18.55
Anggota Senat Sebut Rektor UINSA Mundur Usai Didemo Mahasiswa
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.07