Kesepian Bisa Melanda Siapa Saja: Cukup Didengar untuk Merasa Tak Sendirian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gita dari Makassar mengalami migrain sering karena stres kesepian. Docter menduga penyebab psikologis, namun ia takut konsultasi kejiwaan dan obat psikiater. Ia merasa kesepian sejak 2025, berusia 30-an, sering lari sendiri dan tidak memiliki teman dekat. Ia mencoba gabung komunitas pertemanan online dan mengaktifkan hobi lama.
Rian dari Purworejo merasa introvert dan kesepian meski berada di tempat ramai. Ia merasa tak hadir dalam percakapan dan kurang dihargai oleh keluarga. Sejak putus asa, ia bergabung grup pertemanan online yang akseptif, membuatnya merasa dihargai.
Menurut Dosen UI Wuri Prasetyawati, kesepian adalah perasaan hubungan interpersonal yang kurang baik secara kualitas atau kuantitas. Faktor pemicu: kepribadian, perubahan lingkungan, ekspektasi berlebih. Solusi: turunkan harapan, bangun pertemanan dari lingkaran kecil lewat komunitas.
Bagikan
Berita terkait
1 dari 6 Orang di Dunia Alami Kesepian, Psikolog Ungkap Cara Mengatasinya
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 07.05
Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta Ajak Ojol Jadi Pelopor Keselamatan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 22.06
KAI Commuter Kenalkan Transportasi Publik ke Generasi Muda Lewat Commuter Skate Games
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 21.00
Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.15