Ketika Kebaikan Menjadi Infrastruktur, Gempa Flores dan Modal Sosial yang Menopang Kita
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa Flores pada 15 Agustus lalu dengan magnitudo 7,7 mengakibatkan 442 korban jiwa dan meruntuhkan infrastruktur fisik. Di tengah kerusakan, jaringan sosial atau modal sosial ternyata menjadi infrastruktur kunci. Warga saling menolong melalui distribusi makanan, obat, dan evakuasi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kecepatan pemulihan ditentukan oleh kerapatan jaringan sosial, bukan besarnya kerusakan. Di Flores, infrastruktur listrik pulih 99,9%, telekomunikasi 99,7%, dan 56 SPBU kembali beroperasi. Namun, pemulihan juga memerlukan perhatian pada trauma, rekonstruksi rumah, dan daya tahan manusia. Solidaritas tidak boleh berumur lebih pendek daripada penderitaan korban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 13.10
Kelelahan saat Distribusi Bantuan Gempa Flores, 1 Relawan Kemanusiaan Meninggal
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 20.43
Pemulihan Kelistrikan Flores Berlangsung Cepat di Tengah Gempa
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 17.40
PMI Layani 94 Korban Gempa Flores di Sengari, Waspadai Ancaman Penyakit di Pengungsian
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.12
Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores lewat Bantuan dan Konektivitas
Berita terkait
Duka Flores Jadi Panggilan Solidaritas Nasional, Bantuan Rp1,3 Miliar Disalurkan
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 20.18
Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores Lewat Bantuan Kemanusiaan
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.58
PLN Berhasil Pulihkan Sistem Kelistrikan Flores Pascagempa, Seluruh Pelanggan Kembali Menyala
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.46
PLN Sebut Listrik di Flores Sudah 100% Pulih Pascagempa Magnitudo 7,7
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 11.30