Ketua Lembaga Adat: Operasional PLTP Lahedong Tak Pengaruhi Situs Budaya Waruga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Operasional Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong di Kota Tomohon, Sulawesi Utara dinilai tidak memberikan dampak negatif terhadap situs Waruga, menurut pernyataan Ketua Lembaga Adat Kebudayaan Tombulu (LAKT) Tawaang Kota Tomohon, Ibrahim Ratulangi Tular. Waruga merupakan situs peninggalan budaya masyarakat Minahasa berupa peti kubur batu yang tersebar sekitar 100 lokasi di Tomohon. Ibrahim menegaskan bahwa keberadaan PLTP tidak perlu dipertentangkan dengan upaya pelestarian situs budaya, karena kedua kegiatan dapat berjalan berdampingan secara bertanggung jawab. Menurutnya, operasional PLTP dilakukan dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta ketentuan yang berlaku, sehingga tidak merusak warisan budaya. Ia menekankan pentingnya melihat isu ini secara objektif berdasarkan kondisi di lapangan, agar pelestarian budaya dan pembangunan energi dapat beriringan.
Bagikan
Berita terkait
PLTP Ungaran Perkuat Pasokan Listrik di Jawa Tengah
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 11.54
Denyut Tradisi Sasak Ende di Tengah Arus Modernisasi
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 13.14
Mahasiswa UK Petra Sulap Perpustakaan Jadi Batik Corner Bernuansa Madura
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 16.10
PLN IP Kembangkan Aset Karbon dari PLTP Gunung Salak
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.00